Di sana ada bara
Di sana ada cahaya
Di sana ada kelam
Di sana ada keheningan
Kala hembusan angin pagi menerpa
Dedaunan rumput dan lembayung mulai membasah
Basah oleh embun yang lembut membola
Embun bening ini adalah makna
Yang tercipta dari butir-butir udara
Yang mendingin oleh tasbih cakrawala
Kala bersama masa, terik siang membakar udara
Bola-bola embunku pecah mengangkasa
Tapi bukan tanpa guna
Ia… tengah menjelma nyata
Menuruti firman-firman Sang Pencipta
Smoga,
Ramadhan telah tuntas membakar dosa
Smoga,
Guyuran salju pengampunan
Telah mampu menyejukkan hati yang dulu membara
Smoga,
Cerah Idul Fitri ini
Menerangi kembali peta jalan hakiki
Menuju penghambaan yang sejati….
Kawan-kawan dan senior semua,
Dari hati yang terdalam saya:
Mohon maaf lahir batin
Atas segala salah khilaf
Semoga Allah Ta'ala menghimpun kita dalam naungan rahmat-Nya
Amin.
Ada pertanyaan?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment